

Usai perang sang Pahlawan kembali dan mendapati putrinya, Clara Melati, disiksa dan istrinya, Rani, terancam nyawanya. Kemarahannya yang mengguncang dunia memanggil sepuluh ribu pejuang dan para pemimpin untuk bersumpah setia. Di bawah panji Muda Agung, ia memulai balas dendam dahsyat demi merebut kekuasaan mutlak.