

Dulu dikenal sebagai Raja Tinju, Rizky Pratama kehilangan segalanya karena fitnah dan pengkhianatan. Bertahun-tahun kemudian, demi menyelamatkan putrinya, ia rela menahan hinaan dan kembali ke ring tinju. Di tengah kemiskinan dan cobaan, cinta ayah-anak menjadi kekuatan utama.