

Demi membantu keluarga, Sari rela menanggung cicilan rumah. Namun, setelah kakaknya menikah, sang kakak ipar memaksanya pindah demi kamar bayi, padahal Sari sedang kesulitan keuangan akibat pemotongan gaji. Tak mendapat dukungan keluarga, Sari memilih berhenti membayar cicilan dan keluar dari rumah, dengan berani melawan.