

Lu Xuan, seorang pria modern yang bereinkarnasi ke dunia kultivasi, tiba-tiba menjadi pemimpin Puncak Qingxuan di Sekte Dao Besar. Namun meskipun memiliki posisi tinggi, kultivasinya justru mandek di tahap Qi Refining. Selama enam tahun ia gagal merekrut murid, membuatnya terancam diusir dari sekte karena dianggap tidak kompeten. Pada konferensi perekrutan murid ketujuh, semua orang sengaja menghindarinya—hingga secara tak terduga peserta peringkat pertama, Ji Fuyao, justru memilih menjadi muridnya, yang secara langsung mengaktifkan Sistem Perekrutan Murid Tak Terkalahkan miliknya. Sejak saat itu, Lu Xuan menjalani gaya mengajar “santai tanpa usaha”. Obat mujarab yang ia berikan secara sembarangan dan teknik kultivasi yang ia tunjukkan secara santai justru membuat para muridnya berkembang dengan sangat cepat. Setiap kemajuan murid juga memberinya pengembalian kekuatan hingga seratus kali lipat, membuat kekuatannya diam-diam melonjak tajam. Murid pertamanya, Ji Fuyao, bahkan menaklukkan Wilayah Selatan dan mendirikan sebuah kerajaan, sementara murid keduanya, Ye Chen, menjadi legenda dalam dunia alkimia dan bela diri.