

Awal abad ke-20, Wen Zhengqing memanjakan selirnya dan membuang putrinya, Wen Mian, ke desa. Lima belas tahun kemudian, ia dipanggil pulang untuk dinikahkan dengan panglima perang kejam Qin Taihe. Dalam pernikahan berbahaya itu, Wen Mian memanfaatkan kekuasaan suaminya demi membalas dendam.