

Malam tahun baru, ayah mertua memberi setiap menantu satu rumah, kecuali Yessi. Saat sang ayah didiagnosis kanker, Yessi justru menjual rumahnya untuk membayar biaya pengobatan 16 miliar. Di hadapan pertanyaannya yang pedih, seluruh keluarga malah menuduhnya merusak makan malam keluarga. Memandangi wajah-wajah egois mereka, Yessi pun memutuskan untuk menghentikan paket perawatan lanjutan sang ayah.