

Putri Sari merupakan yatim piatu yang berjuang meraih pendidikan meski dihambat keluarga angkatnya. Usai sukses dan diakui Direktur Utama Nusantara Mandiri, ia kembali ke desa untuk berinvestasi di sekolah. Namun, niat baiknya justru mendapat penolakan keras dari kepala desa serta warga setempat yang masih meragukannya.