

Diangkat sebagai hakim agung, Raden Hadi ditabrak Rizky Darmawan, putra penguasa kota Jayapura, lalu diperlakukan tidak adil. Ia menyembunyikan identitas dan berjuang di pengadilan, namun kalah oleh kekuasaan. Saat terdesak, Raden Hadi mengungkap jati diri, membalikkan keadaan, dan menegakkan keadilan.