

Keluarga Sutanto punya dua anak perempuan. Si bungsu, Nadia, terlahir dengan ruang bawaan. Berkat itu, ayahnya naik jabatan jadi jenderal dan keluarga mereka sering ditugaskan menyiapkan perbekalan perang. Tapi kakaknya, Ayu, mengklaim jasanya dan menuduh Nadia pembawa sial sampai gosip buruk soal Nadia menyebar ke seluruh kota.