

Mahesa menjadi tentara di zaman perang saudara. Dia menukar mantau dengan Dyah, permaisuri kerajaan yang telah runtuh. Ajian Sanghara membuat dia lebih kuat setiap membunuh musuh. Dia menyerang kaum liar dan meningkatkan kekuatannya. Dia berhasil memimpin pasukannya merebut Kota Bandar dan jadi pelindung rakyat di sana.